Lewati ke konten utama
Info
Infrastruktur

Bupati Ardiansyah Dorong Mahasiswa KKL STIPER Berkontribusi Nyata di Desa

DIDiskominfo Staper Kutim11 hari lalu
Bupati Ardiansyah Dorong Mahasiswa KKL STIPER Berkontribusi Nyata di Desa
SANGATTA — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman membuka Pembekalan Santiaji Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan XXII Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Sangatta di Aula STIPER, Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, Selasa (21/7/2026). 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 21-22 Juli 2026 itu diikuti sebanyak 53 mahasiswa yang akan diterjunkan untuk melakukan pengabdian di tengah masyarakat tepatnya  ke Kecamatan Kaubun selama 45 hari.

Bupati Ardiansyah mendorong peserta KKL untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan desa  mulai dari persoalan infrastruktur, ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainya. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKL di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Ia juga berharap para peserta KKL mampu beradaptasi, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dipilihnya Kecamatan Kaubun menajdi Lokasi pengabdian, menurut pria kelahiran 05 Februari 1964 menajdi langkah yang tepat. Mengingat, Kecamatan yang terbagi menjadi 8 desa tersebut merupakan wilayah yang memiliki potensi dalam pengembangan sektor pertanian yang cukup besar. Sehingga, kehadiran peserta KKL diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengoptimalkan potensi tersebut, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan. 

"Saya berharap, saudara-saudara jadi representasi masyarakat di lapangan,"ucap Bupati 

Sementara itu, Ketua STIPER Sangatta, Ismail Fahmy Almadi menjelaskan, dalam pelaksanaan KKL nanti, para peserta KKL akan tersebar di enam desa ,  yakni Bukit Permata, Bumi Rapak, Cipta Graha, Kadungan Jaya, Mata Air dan Pengadan Baru dengan tujuan utama difokuskan pada penguatan sektor komoditas dan regenerasi SDM di bidang pertanian.

"Jaga kekompakan, adab, silaturahmi dengan penduduk sekitar serta ketahui aturan desa dan Jangan ragu dalam berkegiatan KKN," pungkasnya.
Bagikan:WhatsAppFacebook

Berita Lainnya