Lewati ke konten utama
Info
Infrastruktur

Rizali Hadi Dorong Formika Aktif Sejak Awal Perencanaan Pembangunan

DIDiskominfo Staper Kutim4 hari lalu
Rizali Hadi Dorong Formika Aktif Sejak Awal Perencanaan Pembangunan

SANGATTA – Kepala Forum Multipihak (Formika) Kutai Timur (Kutim) Rizali Hadi mendorong agar Formika mengambil peran lebih aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan Formika selama ini telah berjalan melalui koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Namun, ke depan keterlibatan tersebut perlu diperkuat sejak tahap awal perencanaan.

Rizali mengatakan, forum multipihak seharusnya tidak hanya hadir ketika pemerintah sudah memiliki program atau ketika aspirasi masyarakat telah dihimpun. Formika justru diharapkan dapat ikut melihat persoalan masyarakat sejak awal dan mencari pihak-pihak yang dapat terlibat dalam penyelesaiannya.


“Peran yang kita harapkan lebih aktif itu sejak dari perencanaan awal,” katanya

pria yang juga menjabat sebagai  Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim ini  menjelaskan, kebutuhan yang muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada umumnya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari jalan, jembatan, listrik hingga air bersih.

Persoalan tersebut, menurutnya, tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan. Namun, pola penanganannya perlu diperluas dengan melihat potensi keterlibatan pihak swasta.

Formika dinilai memiliki posisi strategis karena mempertemukan berbagai pihak. Pemerintah dapat menyampaikan kebutuhan pembangunan, masyarakat menyampaikan persoalan di lapangan, sementara perusahaan dapat melihat ruang kontribusi sesuai wilayah dan kemampuan masing-masing.

“Persoalan di masyarakat itu setiap kita melakukan Musrenbang, persoalan infrastruktur ada jalan, jembatan, listrik, air bersih. Ini persoalan utama kebutuhan dasar masyarakat sebenarnya,” ujarnya.

Rizali berharap penguatan peran Formika dapat membuat proses perencanaan pembangunan lebih kolaboratif. Tidak semua persoalan harus berujung pada program yang sepenuhnya dibiayai pemerintah.

Dengan pendekatan tersebut, Formika diharapkan mampu membantu membangun komunikasi sejak awal antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, sehingga berbagai potensi dukungan dapat dipetakan sebelum program pembangunan berjalan.

Bagikan:WhatsAppFacebook

Berita Lainnya